Memorie

Minta Maaf

Bicara yang sulit, dengan tenang

Chat panjang akan dibaca sambil kesal, lalu tenggelam. Kado ini berbeda: ia membukanya saat siap, membacanya pelan, dan menemukan kamu benar-benar berpikir sebelum bicara.

Sebut kejadiannya. Maaf yang tidak menyebut kejadiannya hanyalah basa-basi.

Mulai buat, gratisBayar hanya saat kamu siap mengirim.

Template untuk momen ini

UnggulanGratis dicoba

Pesan yang Tidak Jadi Terhapus

Yang kamu hapus tujuh kali, kembali dengan sendirinya

  • Ia melihat draf-drafmu terhapus lalu kembali dengan sendirinya
  • Kalimat terakhir menolak dihapus dan tinggal di layar
  • Ditutup satu baris yang tidak pernah berani kamu kirim
Yang sering ketik hapusPacarSetelah diam lama
±11 menit
Gratis dicoba

Maaf yang Menunggu Kamu Siap

Kapsul ini tidak meminta dibuka hari ini

  • Ia yang memilih detik pembukanya, bukan kamu
  • Segel terbuka dengan tekanan panjang, seperti memutuskan sesuatu
  • Kalimat pertama berterima kasih karena ia mau membuka
Saat masih panasMemberi waktuPacar
±9 menit
FavoritRp79.000

Ruang yang Menyala Satu Lampu

Gelap saat dibuka, terang saat selesai dibaca

  • Setiap paragraf selesai dibaca, satu lampu menyala
  • Ruangan menghangat mengikuti kesediaannya membaca
  • Lampu terakhir menyorot foto kalian yang baik-baik saja
Salah yang besarPembaca pelanMalam hari
±14 menit
Gratis dicoba

Meja untuk Dua Kursi

Kata-katamu di satu kursi. Kursi satunya menunggu.

  • Kata-katamu muncul pelan dari satu sisi meja
  • Kursi kosong tidak pernah menuntut untuk diisi
  • Di akhir kursi itu jadi ruang balasan; jawabannya ke emailmu
Belum tentu dibalasPacarKeluarga
±10 menit
Rp79.000

Museum Draf yang Tidak Terkirim

Semua versi yang hampir kamu kirim, dipajang jujur

  • Ia membalik draf demi draf dan melihatmu berjuang jujur
  • Di balik tiap kartu, catatan kenapa versi itu gagal
  • Kartu terakhir: maaf yang akhirnya berani kamu kirim
OverthinkerSahabatYang menghargai proses
±13 menit
UnggulanRp99.000

Tujuh Hari, Tujuh Kalimat

Kapsul yang terbuka satu kalimat setiap hari

  • Satu kalimat terbuka setiap hari, tidak bisa dipercepat
  • Tujuh hari ia melihatmu bertahan, bukan menghilang
  • Hari ketujuh menutup dengan maaf yang utuh
Luka yang dalamButuh prosesIbu
±16 menit
Gratis dicoba

Rasi yang Sempat Putus

Satu garis di langit kalian putus. Ia yang menyambungnya.

  • Garis putus-putus menunggu di antara dua bintang kalian
  • Setiap bintang yang disentuh mendekatkan kedua ujungnya
  • Sambungan terakhir ditarik oleh jarinya sendiri
LDRPacarYang puitis
±12 menit
Gratis dicoba

Taman yang Menunggu Ia Kembali

Tidak mekar untuk siapa pun, kecuali dia

  • Kuncup bertahan sampai wajahnya muncul di kamera
  • Mekar serentak begitu ia hadir, tanpa satu tombol pun
  • Tetap bisa dibuka tanpa kamera, mekar perlahan
PacarSalah kecil tapi lamaPengganti bunga
±8 menit
Gratis dicoba

Sidang dengan Satu Terdakwa

Kamu terdakwanya, ia hakimnya, vonisnya satu tombol

  • Dakwaan konyol dibacakan dengan sangat serius, satu per satu
  • Kamu tercatat mengaku bersalah di semua tuduhan
  • Vonis miliknya: satu tombol antara dimaafkan dan traktir dulu
Salah kecilSahabatYang suka drama
±10 menit
Gratis dicoba

Peta Kembali ke Kamu

Rute jujur dari titik salah sampai depan pintumu

  • Perhentian pertama menyebut tempat dan kejadiannya
  • Hari-hari diam digambar sebagai laut kosong yang dilewati
  • Rute berhenti sebelum pintunya: ia yang memutuskan kamu sampai
Pertengkaran panjangBeda kotaSahabat lama
±14 menit
Gratis dicoba

Janji Setelah Kata Maaf

Maaf menyebut kejadiannya. Janji menyebut perubahannya.

  • Kejadiannya disebut lebih dulu, tanpa dibungkus basa-basi
  • Janji-janji muncul dengan detail yang bisa ditagih
  • Tanda tanganmu menutup: sah, tercatat, bisa diaudit
Pasangan seriusKesalahan berulangBukti niat
±11 menit
Rp79.000

Adegan Itu, dari Sisimu

Kali ini kameranya berdiri di tempat ia berdiri

  • Setiap adegan diambil dari sudut pandangnya, bukan sudutmu
  • Kalimat yang dulu kamu bela, kali ini kamu akui
  • Adegan penutup: maaf yang menyebut kejadiannya
Yang keras kepalaPacarSetelah debat panjang
±15 menit
Gratis dicoba

Kali Ini, Kamu yang Meminta

Bintangnya menunggu permintaannya, bukan pembelaanmu

  • Pertanyaan pertama miliknya: apa yang kamu butuhkan dariku
  • Bintang jatuh membawa permintaannya, bukan pembelaanmu
  • Pesan-pesanmu turun setelahnya, pelan, seperti jawaban
Last minuteTidak tahu harus apaSahabat
±8 menit
Gratis dicoba

Surat Tanpa Kata Tapi

Setiap pembelaan sudah dicoret sebelum sampai

  • Penghitung kecil di sudut surat: kata tapi, nol
  • Kalimat muncul pelan, pendek, tanpa satu belokan pun
  • Ruang balasan menunggu di akhir; jawabannya ke emailmu
Yang suka membela diriPacarMaaf pertama
±9 menit
Gratis dicoba

Hari Keempat Diam

Catatan waktu dari semua yang hampir terkirim

  • Jejak jam demi jam dari diam yang ternyata sibuk
  • Semua yang hampir terkirim tercoret di depan matanya
  • Satu baris hari ini bertahan: yang ini kukirim
Gengsi tinggiSaudaraAyah
±12 menit
Rp99.000

Bingkai yang Retak, Lalu Rekat

Foto terbaik kalian retak; membacanya yang merekatkan

  • Setiap kaca retak menutup saat plakatnya selesai dibaca
  • Foto terbaik kalian kembali utuh satu per satu
  • Bingkai terakhir menyimpan satu garis emas yang disengaja
Hubungan lamaSahabatYang visual
±15 menit
Gratis dicoba

Gencatan untuk Malam Ini

Bukan maaf penuh. Gencatan dulu, bicara besok.

  • Pasal-pasal kecil untuk satu malam, dibacakan pelan
  • Tanda tanganmu duluan; satu ketukannya menandai setuju
  • Ditutup pengingat: bicara panjangnya besok, bukan malam ini
Salah dua-duanyaSerumahMalam ini juga
±7 menit
Rp99.000

Majalah Edisi Ralat

Satu majalah penuh untuk menarik satu kalimat

  • Sampul RALAT dengan namanya sebagai pihak yang benar
  • Halaman penarikan: kalimat-kalimatmu dicabut satu per satu
  • PDF siap cetak; bukti maafnya bisa dipegang
Salah bicara di depan orangSahabatYang suka bukti
±20 menit
Rp129.000

Yang Kubangun Selama Diam

Diam berhari-hari itu ternyata sedang membangun ini

  • Belasan aplikasi kecil, semuanya tentang kalian berdua
  • Sudut-sudutnya menyimpan pesan dari hari-hari diammu
  • Dijelajahi berulang, dan setiap kunjungan melunakkan sesuatu
Salah yang besarPacarUsaha maksimal
±25 menit
BaruRp99.000

Ruang yang Bukan Milik Siapa-siapa

Tempat netral untuk bertemu, tanpa kalah menang

  • Ruang 3D yang dijelajahi bebas dari ponselnya
  • Foto masa baik terpajang tanpa memihak siapa pun
  • Dinding terjauh menyimpan dedikasimu yang menunggu
Lama tidak bicaraKeluargaLangkah pertama
±15 menit

Kenapa kado digital mengalahkan kado biasa

Kado Memorie

  • Sampai dalam hitungan detik, ke kota atau negara mana pun
  • Menyebut nama, kenangan, dan detail yang cuma kalian tahu
  • Permanen, bisa dibuka ulang saat rindu
  • Sekali bayar mulai Rp49 ribu, tanpa langganan

Kado biasa

  • Ongkir, kurir, dan doa agar tidak rusak di jalan
  • Barang yang sama dengan milik ribuan orang lain
  • Layu, kedaluwarsa, atau masuk gudang
  • Ratusan ribu untuk sesuatu yang dilupakan minggu depan

Yang sering ditanya

Minta maaf lewat kado digital, tidak berlebihan?

Berlebihan itu diam berhari-hari. Ini hanya cara supaya kata-katamu dibaca utuh, tanpa terpotong emosi.

Template mana yang cocok?

Yang Belum Terucap: draf pesanmu tampak dicoret, lalu kebenarannya muncul pelan. Atau surat sederhana yang tenang.

Bagaimana kalau dia tidak membukanya?

Kamu bisa melihat status dibuka di dasbormu. Kalau belum, beri waktu. Kado ini tidak kedaluwarsa.

Bisa dia membalas?

Ada ruang balasan di bagian akhir. Balasannya terkirim ke emailmu.

Momen lainnya