Pesan yang Tidak Jadi Terhapus
Yang kamu hapus tujuh kali, kembali dengan sendirinya
- Draf-draf yang dicoret sampai tersisa yang jujur
- Kuis lembut untuk mendengar rasanya
- Ruang balasan agar rasanya dua arah
Bicara yang sulit, dengan tenang
Chat panjang akan dibaca sambil kesal, lalu tenggelam. Kado ini berbeda: ia membukanya saat siap, membacanya pelan, dan menemukan kamu benar-benar berpikir sebelum bicara.
Sebut kejadiannya. Maaf yang tidak menyebut kejadiannya hanyalah basa-basi.
Yang kamu hapus tujuh kali, kembali dengan sendirinya
Kapsul ini tidak meminta dibuka hari ini
Gelap saat dibuka, terang saat selesai dibaca
Kata-katamu di satu kursi. Kursi satunya menunggu.
Semua versi yang hampir kamu kirim, dipajang jujur
Kapsul yang terbuka satu kalimat setiap hari
Satu garis di langit kalian putus. Ia yang menyambungnya.
Tidak mekar untuk siapa pun, kecuali dia
Kamu terdakwanya, ia hakimnya, vonisnya satu tombol
Rute jujur dari titik salah sampai depan pintumu
Maaf menyebut kejadiannya. Janji menyebut perubahannya.
Kali ini kameranya berdiri di tempat ia berdiri
Bintangnya menunggu permintaannya, bukan pembelaanmu
Setiap pembelaan sudah dicoret sebelum sampai
Catatan waktu dari semua yang hampir terkirim
Foto terbaik kalian retak; membacanya yang merekatkan
Bukan maaf penuh. Gencatan dulu, bicara besok.
Satu majalah penuh untuk menarik satu kalimat
Diam berhari-hari itu ternyata sedang membangun ini
Tempat netral untuk bertemu, tanpa kalah menang
Kado Memorie
Kado biasa
Berlebihan itu diam berhari-hari. Ini hanya cara supaya kata-katamu dibaca utuh, tanpa terpotong emosi.
Yang Belum Terucap: draf pesanmu tampak dicoret, lalu kebenarannya muncul pelan. Atau surat sederhana yang tenang.
Kamu bisa melihat status dibuka di dasbormu. Kalau belum, beri waktu. Kado ini tidak kedaluwarsa.
Ada ruang balasan di bagian akhir. Balasannya terkirim ke emailmu.