Memorie

Untuk Ayah

Untuk yang tidak akan memintanya

Ayah tidak akan menangis di depanmu. Ia akan membacanya sendirian, dua kali, lalu bilang terima kasih dengan suara datar. Itu artinya berhasil.

Mulai buat, gratisBayar hanya saat kamu siap mengirim.

Template untuk momen ini

Gratis dicoba

Surat yang Tiba Tengah Malam

Untuk dibaca saat harinya baru berganti

  • Teks muncul seperti sedang ditulis tangan di depannya
  • Kertas, tinta, dan cahaya mengikuti suasana pilihanmu
  • Ada ruang balasan; jawabannya terkirim ke emailmu
Jam 12 malamIntrovertKata-kata
±8 menit
Gratis dicoba

Janji untuk Tahun Depannya

Bukan kaleidoskop masa lalu, tapi janji ke depan

  • Janji-janjimu muncul satu per satu seperti diucapkan
  • Nada khidmat yang tetap hangat, tidak berlebihan
  • Ditutup tanda tanganmu dan satu kalimat penutup
Pasangan seriusOrang tuaMomen tenang
±9 menit
Gratis dicoba

Pagi Pertama Umur Barunya

Kado yang dibuka bersama kopi pertama

  • Suasana fajar yang menghangat seiring dibaca
  • Ritme santai untuk dibaca sambil sarapan
  • Doa-doa kecil yang muncul seperti cahaya masuk
IbuAyahAnti tengah malam
±7 menit
Gratis dicoba

Kaleidoskop Menuju Hari Ini

Semua versi dirinya, dirayakan sekaligus

  • Kronologi foto dari kecil sampai sekarang
  • Caption per era: dia yang dulu, dia yang sekarang
  • Penutup satu kalimat yang merangkul semuanya
KeluargaSahabat lamaUmur 25+
±13 menit
Rp79.000

Album Emas Ibu dan Ayah

Anniversary pernikahan mereka, dari anak-anaknya

  • Foto lama tampil sebagai karya berbingkai kayu hangat
  • Pesan dari tiap anak menempel sebagai plakat di samping karya
  • Ruang penutup: satu terima kasih untuk rumah yang mereka bangun
Anniversary orang tuaKado patungan25 tahun
±16 menit
Gratis dicoba

Cinta Pertama di Rumah

Sebelum siapa pun, mereka yang mencintaimu duluan

  • Surat terbuka pelan seperti ditulis tangan di depan mereka
  • Ruang untuk kenangan masa kecil yang baru kamu pahami sekarang
  • Cukup satu ketukan di WhatsApp, tanpa aplikasi apa pun
IbuAyahAnak rantau
±8 menit
Gratis dicoba

Surat Pulang dari Rantau

Kabar yang lebih panjang dari telepon hari Minggu

  • Teks terbuka pelan seperti tulisan tangan anaknya
  • Dibuka sekali ketuk dari WhatsApp, tanpa aplikasi
  • Ruang balasan untuk doa yang dikirim dari rumah
Anak rantauIbu dan ayahJelang mudik
±8 menit
Gratis dicoba

Peta Jalan Pulang

Dari kamar kosmu sampai meja makan rumah

  • Perhentian-perhentian mudik yang dibuka satu per satu
  • Foto dan cerita menempel di tiap titik jalannya
  • Titik terakhir selalu sama: rumah, dan tanggal pulangmu
Keluarga di kampungJelang LebaranRindu rumah
±13 menit
Gratis dicoba

Hari Keempat Diam

Catatan waktu dari semua yang hampir terkirim

  • Jejak jam demi jam dari diam yang ternyata sibuk
  • Semua yang hampir terkirim tercoret di depan matanya
  • Satu baris hari ini bertahan: yang ini kukirim
Gengsi tinggiSaudaraAyah
±12 menit
BaruRp99.000

Ruang yang Bukan Milik Siapa-siapa

Tempat netral untuk bertemu, tanpa kalah menang

  • Ruang 3D yang dijelajahi bebas dari ponselnya
  • Foto masa baik terpajang tanpa memihak siapa pun
  • Dinding terjauh menyimpan dedikasimu yang menunggu
Lama tidak bicaraKeluargaLangkah pertama
±15 menit
UnggulanRp79.000

Bengkel Nasihat Ayah

Nasihatnya digantung seperti perkakas di papan bengkel

  • Setiap nasihat tampil sebagai perkakas dengan ceritanya sendiri
  • Plakat dinding mencatat hari nasihat itu terbukti benar
  • Ruang terakhir: terima kasih dari anak yang dulu membantah
Ayah tukang servisAnak yang dulu membantahNasihat lawas
±14 menit
FavoritGratis dicoba

Rute Boncengan

Semua tempat yang pernah ia antar, berujung di hari ini

  • Setiap titik adalah tempat yang pernah ia antar
  • Foto dan cerita menempel di tiap perhentian
  • Rute berakhir di kamu hari ini, muara semua antarannya
Anak motorPerantauNostalgia
±13 menit
Rp99.000

Lemari Piala yang Tidak Pernah Ia Minta

Penghargaan untuk juara yang tidak pernah naik podium

  • Setiap ruang aula menyimpan satu gelar tidak resmi miliknya
  • Catatan juri: alasanmu memberikan penghargaan itu
  • Puncaknya: namanya berdiri di tengah cahaya
Ayah pendiamPekerja kerasHaru tersembunyi
±14 menit
Gratis dicoba

Yang Kulihat dari Punggungnya

Film pendek tentang punggung yang selalu di depan

  • Adegan-adegan bertitel yang dipotong seperti film sungguhan
  • Babak terakhir: ia berbalik dan pesanmu muncul
  • Nuansa warna tenang khas ayah, tanpa drama berlebihan
Ayah pendiamAnak sulungKado utama
±15 menit
Gratis dicoba

Kamus Bahasa Ayah

Hati-hati di jalan, artinya aku sayang kamu

  • Satu layar untuk satu kalimat khas ayah dan artinya
  • Tempo pelan, seperti membuka kamus tua
  • Entri terakhir: kalimatmu sendiri, tanpa perlu terjemahan
Bahasa ayahJarang bilang sayangSenyum lalu terharu
±11 menit
Gratis dicoba

Surat yang Akan Ia Baca Dua Kali

Sekali dibaca cepat, sekali lagi pelan saat sendirian

  • Teks muncul pelan seperti ditulis tangan di depannya
  • Nada tenang yang tidak membuatnya salah tingkah
  • Ada ruang balasan; jawabannya terkirim ke emailmu
Ayah kakuKata pertamaMalam hari
±9 menit
Rp99.000

Bintang Utara

Langit boleh berubah, arah pulang tetap satu

  • Satu bintang utama yang tidak pernah bergeser: dia
  • Rasi kecil untuk tiap momen ia menunjukkan jalan
  • Pesan penutupmu menyala paling terang di langit
Anak rantauPenunjuk arahLangit malam
±13 menit
Gratis dicoba

Tangan yang Membangun Rumah Ini

Polaroid tangan ayah dan semua yang pernah dikerjakannya

  • Polaroid dibalik dengan jari, lengkap dengan suara kertas
  • Sisi belakang mencatat apa yang tangan itu kerjakan
  • Foto penutup: tanganmu di dalam genggamannya
Ayah tukangFoto lamaSederhana dalam
±10 menit
Gratis dicoba

Lima Belas Menit Lebih Awal

Kapsul untuk lelaki yang tidak pernah membuatmu menunggu

  • Satu kenangan untuk setiap penjemputan yang kamu ingat
  • Segel terbuka dengan sentuhan panjang, seperti sungguhan
  • Bisa dibuka ulang di sore-sore ia merindukan tugasnya
Penjemput setiaAnak sekolah duluKado tenang
±10 menit
Gratis dicoba

Permintaan yang Bukan untuk Kami

Seumur hidup doanya untuk keluarga. Satu malam untuk dirinya.

  • Ia menulis permintaannya sendiri sebelum pesanmu muncul
  • Satu aturan di layar: kali ini tentang dirimu, yah
  • Selesai dibuat kurang dari sepuluh menit
Last minuteAyah yang lupa dirinyaMalam hari
±8 menit
Gratis dicoba

Janji Antar Lelaki

Disepakati tanpa banyak kata, seperti gaya kalian

  • Janji muncul satu per satu, seperti pasal perjanjian
  • Bahasa lelaki: singkat, jelas, tidak berbunga-bunga
  • Ditutup tanda tanganmu, sah dan bisa ditagih
Ayah dan anak lelakiYang irit kataBukti niat
±9 menit
Gratis dicoba

Garansi Seumur Hidup

Dulu ia memperbaiki semuanya. Sekarang giliranmu.

  • Pasal-pasal garansi versimu: apa saja yang kamu tanggung
  • Serius di maksud, jenaka di penyampaian
  • Berlaku seumur hidup, tanpa biaya klaim
Ayah tukang servisAnak yang sudah besarTawa dulu haru kemudian
±9 menit
Gratis dicoba

Kalimat yang Kalah Sama Gengsi

Terima kasih yang selalu batal di depan pintu

  • Draf yang dicoret lalu digantikan kebenarannya
  • Ritme pelan; tiap kalimat terasa diperjuangkan
  • Ditutup satu kalimat yang selama ini kamu simpan
Hubungan kakuAnak gengsianPecah kebekuan
±11 menit
Rp79.000

Kaset Lawas di Mobil Ayah

Lagu-lagunya yang dulu kamu protes, sekarang kamu putar

  • Setiap adegan dibuka judul lagu dari mobilnya
  • Kenangan perjalanan menempel di tiap lagu
  • Penutup: pengakuan bahwa seleranya ternyata benar
Ayah supir keluargaMusik lawasPerjalanan jauh
±14 menit
Rp79.000

Dia, Sebelum Jadi Ayah

Galeri untuk lelaki muda yang memilih jadi rumahmu

  • Foto-foto sebelum kamu lahir, dibingkai seperti karya
  • Plakat dinding untuk mimpi-mimpi yang dulu ia bawa
  • Ruang terakhir: pilihan yang mengubah semuanya, kamu
Foto jadulSejarah keluargaLelaki muda itu
±15 menit
Gratis dicoba

Taman untuk Lelaki Subuh

Yang biasa menyiram, kali ini disambut mekar

  • Mekar saat wajahnya terdeteksi, tanpa tombol apa pun
  • Warna matahari pagi, cerah tanpa menyilaukan
  • Tetap bisa dibuka tanpa kamera, mekar perlahan
Lelaki subuhPenyiram tanamanPagi hari
±8 menit
Gratis dicoba

Aku Menirumu Tanpa Sadar

Bukti foto bahwa kamu pelan-pelan jadi dia

  • Polaroid berpasangan: kebiasaannya dan versimu
  • Sisi belakang untuk pengakuan: aku ketularan
  • Penutup: satu kebiasaan yang paling kamu syukuri
Mirip ayahKeluarga humorisFoto candid
±10 menit
Rp99.000

Majalah Edisi Ayah

Lelaki paling tenang di rumah, akhirnya jadi sampul

  • Halaman 3D yang dibalik seperti majalah sungguhan
  • Rubrik nasihat, foto keluarga, dan surat redaksimu
  • PDF siap cetak untuk meja kerja atau ruang tamu
Patungan saudaraVersi cetakKado besar
±20 menit
Rp129.000

Dunia Kecil untuk Ayah

Layar penuh aplikasi kecil: bengkel, peta, radio lawas

  • Belasan aplikasi kecil yang semuanya tentang keluarganya
  • Navigasi sederhana, ramah ponsel berhuruf besar
  • Kejutan kecil menunggu di setiap sudut
Kado utamaDari sekeluargaDijelajah ulang
±25 menit
BaruRp99.000

Ruang Pameran untuk Ayah

Galeri 3D berisi hidup yang ia bangun tanpa suara

  • Ruang 3D yang dijelajahi bebas dari ponsel mana pun
  • Foto keluarga terpasang sebagai karya pameran
  • Premier tiga babak dengan sertifikat kepemilikan
Kado wowMomen besarSekeluarga
±15 menit
Gratis dicoba

Halaman Persembahan, Versi Panjang

Yang di skripsi cuma satu baris. Ini sisanya.

  • Draf yang dicoret lalu digantikan kebenarannya
  • Ditulis untuk orang tua, dari anak yang akhirnya lulus
  • Ditutup satu baris yang tidak muat di skripsi
Untuk orang tuaAnak pertamaAir mata
±11 menit
Rp79.000

Rute Uang Kiriman

Perjalanan kiriman bulanan itu, dari keringat sampai toga

  • Titik-titik perjalanan pengorbanan bulanan mereka
  • Cerita kecil di tiap perhentian rute
  • Ujung rute: foto toga dan terima kasihmu
Untuk orang tuaAnak rantauBalas jasa
±14 menit
UnggulanGratis dicoba

Ketupat yang Terurai

Satu helai anyaman, satu maaf yang spesifik

  • Setiap helai membawa satu maaf yang menyebut kejadiannya
  • Terurai pelan; tiap kalimat terasa diperjuangkan
  • Inti terakhir: maaf lahir batin yang utuh
Maaf sungguhanUntuk orang tuaMalam takbiran
±12 menit
FavoritGratis dicoba

Hitung Mundur Kilometer

Rute mudik yang angkanya mengecil menuju rumah

  • Kilometer menyusut di setiap perhentian rute
  • Kenangan mudik menempel di tiap titik
  • Angka nol: pintu rumah dan pelukan pertama
Anak rantauTidak mudik tahun iniRindu rumah
±13 menit
Rp99.000

Langit Malam Takbiran

Semakin dibaca, semakin penuh langitnya oleh cahaya

  • Setiap pesan yang dibuka menerbangkan satu lentera
  • Langit makin terang seiring ia membaca
  • Cahaya terakhir membawa maaf lahir batinmu
Malam takbiranKeluarga jauhKhidmat
±13 menit
Gratis dicoba

Kabar Baik Satu Tahun

Semua kabar yang tertunda, dibuka pagi hari raya

  • Satu tahun kabar tersimpan rapi dalam satu kapsul
  • Segel terbuka dengan sentuhan panjang, seperti sungguhan
  • Dirancang untuk dibuka pagi hari raya
Anak rantauJarang ceritaPagi lebaran
±10 menit
Gratis dicoba

Maaf yang Menyebut Kejadiannya

Bukan mohon maaf lahir batin yang di-broadcast

  • Ruang untuk maaf yang spesifik, bukan salam massal
  • Teks muncul pelan, seperti diucapkan dengan berat
  • Ada ruang balasan; jawabannya terkirim ke emailmu
Ada yang mengganjalSaudaraSebelum sungkeman
±9 menit
Gratis dicoba

Aula Silaturahmi

Satu aula untuk keluarga yang tersebar di lima kota

  • Setiap ruang aula menyimpan pesan satu anggota keluarga
  • Pembukaan pintu ganda dengan tirai cahaya
  • Dibuka setelah salat Id, saat semua saling mencari
Keluarga lintas kotaPatungan saudaraSilaturahmi digital
±13 menit
Gratis dicoba

Tahun Depan, di Meja yang Sama

Janji pulang yang ada tanggalnya, bukan wacana

  • Janji-janji pulang dengan tanggal yang jelas
  • Khidmat tapi hangat, tanpa drama
  • Ditutup tanda tanganmu: sah dan bisa ditagih
Tidak mudik tahun iniUntuk orang tuaBukti niat
±9 menit
Rp79.000

Baju Baru dan Kita yang Lama

Foto lebaran tiap tahun: baju berganti, kita tidak

  • Satu adegan untuk tiap lebaran yang terdokumentasi
  • Pintu yang sama, tahun yang berbeda-beda
  • Penutup: foto tahun ini, janji tahun depan
Keluarga rajin fotoNostalgiaGrup keluarga
±14 menit
Gratis dicoba

Taman di Hari yang Fitri

Mekar serentak begitu wajah nenek muncul

  • Mekar saat wajahnya terdeteksi, tanpa memencet apa pun
  • Huruf besar dan tempo pelan, ramah untuk sesepuh
  • Tetap bisa dibuka tanpa kamera, mekar perlahan
Nenek dan kakekPagi lebaranSatu ketukan
±8 menit
Rp79.000

Kartu Lebaran Zaman Dulu

Tradisi kartu pos keluarga, dihidupkan lagi

  • Kartu-kartu lama dibalik dengan suara kertas
  • Sisi belakang melanjutkan tulisan tangan keluarga
  • Penutup: kartu barumu untuk generasi berikutnya
Keluarga lamaArsip keluargaGenerasi 90an
±11 menit
Gratis dicoba

Sungkem dari Seberang

Untuk yang tidak bisa mencium tangan mereka tahun ini

  • Permohonan maaf lengkap dengan urutan adat
  • Tempo pelan dan bahasa hormat, tanpa terburu-buru
  • Ditutup janji: tahun depan, sungkem sungguhan
Untuk orang tuaKerja di luar negeriAdat dan hormat
±10 menit
Rp99.000

Majalah Edisi Hari Raya

Terkunci rapat sampai takbir pertama berkumandang

  • Halaman 3D yang dibalik seperti majalah sungguhan
  • Bisa dikunci sampai tanggal yang kamu pilih
  • PDF siap cetak untuk arsip keluarga
Seisi keluargaMomen serentakVersi cetak
±20 menit
Rp129.000

Dunia Kecil Hari Raya

Satu layar berisi rumah, lengkap dengan toples-toplesnya

  • Belasan aplikasi kecil yang semuanya tentang rumah
  • Kejutan kecil menunggu di setiap sudut
  • Dikunjungi ulang setiap kali rindu kampung
Anak rantauKado utamaDari sekeluarga
±25 menit
BaruRp99.000

Ruang Pameran Hari Fitri

Galeri 3D berisi setahun yang berakhir dengan maaf

  • Ruang 3D yang dijelajahi bebas dari ponsel mana pun
  • Momen setahun terpasang sebagai karya pameran
  • Premier tiga babak dengan sertifikat kepemilikan
Kado wowKeluarga jauhMomen besar
±15 menit
Gratis dicoba

Dibuka Pagi Natal

Tersegel sampai pagi, seperti kado sungguhan

  • Segel sentuhan panjang yang terasa seperti membuka pita
  • Muat pesan, foto, dan doa kecil untuk tahun depannya
  • Bisa dibuka ulang tiap kali ia merindukan pagi itu
Pagi NatalKeluargaAnak rantau
±10 menit
Rp79.000

Galeri Cahaya Lilin

Foto keluarga setahun, digantung dalam cahaya lilin

  • Cahaya lilin yang membuat tiap foto terasa khidmat
  • Plakat dinding untuk cerita di balik tiap bingkai
  • Ruang terakhir: dedikasi Natal yang berpendar pelan
Orang tuaKeluargaYang estetik
±15 menit
Gratis dicoba

Janji di Depan Lilin

Sumpah kecil di penghujung tahun, diucap pelan

  • Setiap janji muncul dalam jeda cahaya lilin
  • Khidmat tanpa berlebihan, pas untuk malam Natal
  • Penutup senyap: satu kalimat dan namamu
Istri / SuamiOrang tuaMalam Natal
±9 menit
Rp79.000

Peta Jalan Pulang

Rute mudik Natal, digambar jadi kenangan

  • Perhentian yang ia buka satu per satu sampai tiba
  • Foto perjalanan menempel di tiap titik rute
  • Titik terakhir selalu sama: pintu rumah dan pesanmu
MudikKeluargaPerantau
±14 menit
Gratis dicoba

Polaroid Natal-Natal Lama

Piyama seragam, pohon plastik, dan kalian yang kecil

  • Sisi belakang tiap polaroid untuk ceritamu
  • Urutan bebas: dari Natal pertama sampai kemarin
  • Suara kertas dan gerakan jari yang terasa nyata
KeluargaKakak adikNostalgia
±10 menit
Gratis dicoba

Yang Tidak Terucap di Meja Makan

Keluarga jarang mengucapkan hal penting. Sekali ini saja.

  • Draf yang dicoret lalu digantikan kalimat jujurnya
  • Ritme pelan yang memberi ruang untuk terharu
  • Dibaca sendiri, jauh dari canggungnya meja makan
IbuAyahKeluarga
±11 menit
Gratis dicoba

Salam dari Kampung Halaman

Kalau kamu tidak bisa pulang, rumah yang datang

  • Sudut-sudut rumah jadi perhentian yang bisa dijelajahi
  • Foto dan cerita kampung halaman di tiap titik
  • Ujung rutenya: pesan bahwa kamu selalu ditunggu
Anak rantauBeda negaraKeluarga
±14 menit
Gratis dicoba

Tahun Depan Aku Pulang

Janji yang lebih berat dari kado apa pun

  • Janji pulang dengan tanggal yang kamu tulis sendiri
  • Nada tenang, tanpa drama, penuh kesungguhan
  • Bisa dibuka ulang sampai janjinya ditepati
IbuAyahPerantauan
±8 menit
Rp99.000

Edisi Natal Keluarga

Majalah keluarga: satu tahun dalam satu edisi

  • Halaman yang dibalik seperti majalah sungguhan
  • Rubrik kabar, resep keluarga, dan foto setahun
  • PDF siap cetak untuk arsip keluarga
Keluarga besarKado patunganArsip keluarga
±20 menit
Gratis dicoba

Tahun Baru yang Itu-Itu Saja

Sofa yang sama, orang yang sama, dan itu intinya

  • Adegan-adegan kecil dari malam tahun baru khas kalian
  • Nada hangat yang memuliakan kebiasaan
  • Penutup: memilih malam yang sama, sekali lagi
Pasangan lamaSerumahOrang tua
±11 menit
Gratis dicoba

Terima Kasih yang Telat Bertahun-Tahun

Untuk kebaikan kecil yang kamu ingat sampai sekarang

  • Satu kebaikan spesifik, diangkat dari arsip ingatan
  • Muncul pelan, memberi ruang untuk terharu
  • Dikirim di hari biasa, saat ia tidak menyangka
IbuSahabatHari biasa
±9 menit

Kenapa kado digital mengalahkan kado biasa

Kado Memorie

  • Sampai dalam hitungan detik, ke kota atau negara mana pun
  • Menyebut nama, kenangan, dan detail yang cuma kalian tahu
  • Permanen, bisa dibuka ulang saat rindu
  • Sekali bayar mulai Rp49 ribu, tanpa langganan

Kado biasa

  • Ongkir, kurir, dan doa agar tidak rusak di jalan
  • Barang yang sama dengan milik ribuan orang lain
  • Layu, kedaluwarsa, atau masuk gudang
  • Ratusan ribu untuk sesuatu yang dilupakan minggu depan

Momen lainnya